Penilaian Status Kesehatan Hutan Mangrove di Sekitar Danau Tuadale pada Kawasan Suaka Margasatwa Tuadale, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur"

  • Elisabet E. P Laom Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana
  • Wilhelmina Seran Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana
  • Norman P. L. B. Riwu Kaho Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana
  • Roni Haposan Sipayung Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana
Keywords: hutan mangrove,, Danau Tuadale,, Forest Health Monitoring (FHM),, indikator,, kerusakan ekosistem

Abstract

Hutan mangrove merupakan ekosistem pantai yang penting dipertahankan karena fungsinya sebagai penyedia sumber daya alam. Kawasan Suaka Margasatwa adalah area yang ditetapkan untuk melindungi satwa liar dan habitatnya, serta mendukung konservasi keanekaragaman hayati. Hutan mangrove Danau Tuadale pada kawasan suaka margasatwa mengalami kerusakan akibat aktivitas masyarakat seperti penebangan untuk lahan tambak dan pemanfaatan kayu, serta dampak dari tumpahan minyak dari Sumur Minyak Montara di Laut Timor pada tahun 1998 yang menyebabkan kematian ribuan pohon mangrove, kerugian ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesehatan ekosistem hutan mangrove di Danau Tuadale menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM), yang menilai empat indikator utama: Vitalitas fokus pengamatan penilaian kerusakan pohon dan kondisi tajuk, Produktivitas: luas bidang dasar (LBDS) dan volume kayu, Biodiversitas: indeks kekayaan jenis, indeks keanekaragaman jenis dan indeks kemerataan jenis, Kualitas Tapak: pH tanah, salinitas air, dan kapasitas tukar kation (KTK). Pengambilan sampel tanah secara purposive sampling. Pengambilan sampel tanah diambil pada tiga zona yaitu pada zona proksimal, middle dan distal dengan menggunakan ring sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vitalitas pohon di Danau Tuadale berada pada kategori sedang, dengan banyaknya pohon yang mengalami kerusakan fisik. Indikator produktivitas menunjukkan kategori sedang berdasarkan perhitungan luas bidang dasar dan volume. Indeks biodiversitas menunjukkan kekayaan jenis yang rendah, keanekaragaman jenis yang juga rendah, dengan kondisi lingkungan yang kurang stabil dan kemerataan jenis tinggi. Penilaian kualitas tapak menunjukkan bahwa derajat keasaman tanah berkategori kebasaan sedang, salinitas air rendah, dan kapasitas tukar kation (KTK) sangat tinggi.

References

Abimanyu, B. 2018. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Patah atau Mati Cabang pada Pohon di Hutan Hujan Tropis. Jurnal Kehutanan Tropika, 16(2), 45-56.

Alongi, D. M. 2009. The Energetic Basis of Mangrove Ecosystems. Global Ecology and Biogeography, 19(3), 182-190.

Anggraeni, I. 2010. Penyakit Karat Tumor Pada Sengon (Praserianthes Falcatria). Perkebunan Glenmore. Banyuwangi, Jawa Timur.

Apriani, R., Setiawan, A., & Prasetyo, L. B. 2022. Identifikasi dan Analisis Kerusakan Cabang pada Pohon di Hutan Kota Surabaya. Jurnal Kehutanan Tropika, 10(1), 35-42.

Azizah. 2017. Penyebab Tingkat Diversitas Jenis Tumbuhan yang Rendah. Jurnal Konservasi Alam, 5(2), 89-102.

BBKSDA NTT. 2010. Letak dan Luas Kawasan Suaka Margasatwa [Online]. Tersedia: https://konservasi-bidang1ntt.blogspot.com/p/letak-dan-luas-kawasan-suaka-margasatwa_5.html [Diakses pada: 20 Januari 2024].

Darwo, B. 2012. Interaksi antara Jenis Tanaman dan Faktor Lingkungan dalam Mendukung Produktivitas Lahan Pertanian. Jurnal Ilmu Pertanian, 10(2), 45-58.

Ekayani, M., & Santosa, D. A. 2018. Pengelolaan Kawasan Konservasi di Indonesia: Tantangan dan Strategi. Bogor: IPB Press.

Ellison, A. M. 2008. Mangrove Ecosystems: A Global Biogeographic Perspective. In: Lugo, A. E., & Snedaker, S. C. (Eds.). The Ecology of Mangrove and Related Ecosystems. Springer, Dordrecht.

Fairuzah. 2008. Penelitian tentang Perkembangan Jamur dalam Konk. Jurnal Mikrobiologi Tropis, 6(2), 78-89.

Fauzi, Fathurrahman Ahmad. 2016. Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Kilang Minyak Montara di Laut Timor (Studi Kasus Kilang Minyak Montara di Laut Timor). Skripsi. Jakarta. Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Ferawati E, Widyartini DS, Insan I. 2014. Studi Komunitas Rumput Laut Pada Berbagai Substrat di Perairan Pantai Permisan Kabupaten Cilacap. Scripta Biologica. 1(1):55–60.

Fikri, K., Latifah, S., & Aji, I. M. 2023. Identifikasi Tipe Kerusakan Pohon di RTH Kampus Universitas Mataram. Jounal of Forest Science Aviennia, 6, 17-25.

Fitri dan Iswahyudi, 2010. Evaluasi Kekritisan Lahan Hutan Mangrove di Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Hidrolitan Vol. 1, No. 2: 1-9, tahun 2010.

Giri, C., Long, J., Abbas, S., Murali, R. M., Qamer, F. M., Pengra, B., & Thau, D. 2011. Distribution and Dynamics of Mangrove Forests of South Asia. Journal of environmental management, 92(3), 659-665.

Hardjowigeno, S., 2007. Ilmu Tanah. Akademika Presindo Jakarta

Haris, A. 2004. Analisis Kerusakan Cabang pada Pohon Berdasarkan Jenis Kayu di Hutan Tropis. Jurnal Ilmu Kehutanan, 2(1), 25-34.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2018. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kurniadinata, K., Rusdiansyah, R., & Palupi, N. P. 2019. Studi Performa Akar Jagung (Zea mays L.) Pada Aplikasi Pupuk Organik dan Anorganik. Agropet, 14(2).

Kuswandi. 2017. Metode Pengukuran Diamater pada Pohon. Yogyakarta: Deepublish.

Lovelock, C. E., Feller, I. C., McKee, K. L., Thompson, R. 2004. Variation in Mangrove Forest Structure and Sediment Characteristics in Bocas del Toro, Panama. Caribbean Journal of Science, 40(3), 456-464

Mangold, R. 1997. Forest Health Monitoring: Field Methods Guide. USA (US): USDA Forest Service.

Nugroho, Y., 2009. Analisis Sifat Fisik-Kimia dan Kesuburan Tanah Pada Lokasi Rencana Hutan Tanaman Industri PT Prima Multibuwana. Jurnal Hutan Tropis Borneo. 10 (27): 222-229.

Nurbaya, S. 2021. Peta Mangrove Nasional. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Nuzulah, S. 2016. Pengaruh Faktor Ekologi terhadap Suksesi Ekologis dalam Komunitas Tumbuhan. Jurnal Ekologi Hutan, 10(1), 40-55.

Odum, E. P., & Barrett, G. W. 2005. Fundamentals of Ecology (5th Ed.). Belmont, CA: Thomson Brooks/Cole. Diakses dari Open Library pada 22 Januari 2024

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. 2021. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta (ID): PP RI.

Pertiwi, D., Safe’i, R., Kaskoyo, H., Indriyanto. 2020. Identifikasi Kondisi Kerusakan Pohon Menggunakan Metode Forest Health Monitoring di Tahura War Provinsi Lampung. Jurnal Perennial, Vol. 15 No. 1: 1-7. Universitas Lampung.

Poedjirahajoe, E. 2007. Dendrogram Zonasi Pertumbuhan Mangrove Berdasarkan Habitatnya di Kawasan Rehabilitasi Pantai Utara Jawa Tengah Bagian Barat. Jurnal Ilmu Kehutanan I (2):10–21

Pretzsch, H. 2009. Forest Dynamics, Growth and Yield: From Measurement to Model. Springer- Verlag, Berlin. Pp 279-283

Rikto. 2010. Tipe Kerusakan Pohon Hutan Kota (Studi Kasus: Hutan Kota Bentuk Jalur Hijau, Kota Bogor-Jawa Barat). Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Riyanto. 2009. Pengantar Kehutanan. Jakarta: Penebar Swadaya.

Rochmah, S. 2020. Analisis Konsistensi Pengukuran Luas Bidang Dasar (LBDS) sebagai Parameter Produktivitas Pohon di Hutan Tropis. Jurnal Ilmu Kehutanan, 8(2), 56-68.

Safe’i, R., Hardjanto, Supriyanto, dan Sundawati, L. 2013. Pengembangan Metode Penilaian Kesehatan Hutan Rakyat Sengon (Falcataria Moluccana (Miq.) Barneby & J.W. Grimes). Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol. 12 No. 3, Desember 2013, 175-187.

_______________________________________________. 2014. Dampak Kerusakan Cabang terhadap Transportasi Air dan Nutrisi pada Pohon di Hutan Tropis. Jurnal Ekologi Hutan Tropis, 12(2), 78-88

_______________________________________________. 2015. Pengembanagn Metode Penilaian Kesehatan Hutan Rakyat Sengon (Miq.). Barneby & J.W. Grimes) Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol.12.

_______________________________________________. 2015. Kajian Kesehatan Hutan Dalam Pengelolaan Hutan Rakyat di Provinsi Lampung [Disertasi]. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Safe’i, R., Tsani, M. K. 2016. Kesehatan Hutan: Penilaian Kesehatan Hutan Menggunakan Teknik Forest Health Monitoring. Plantaxia. Yogyakarta. 101 hlm.

_______________________. 2017. Penyuluhan Program Kesehatan Hutan Rakyat di Desa Tanjungkerta Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. 1(1): 1-3.

Safe’i, R., Kaskoyo, H., Darmawan, A., Indriani, Y. 2020. Kajian Kesehatan Hutan Dalam Pengelolaan Hutan Konservasi (Forest Health Studies in Conservation Forest Management). Jurnal Hut Trop 4. Bandar Lampung.

Senoaji, G., Hidayat, F., Kehutanan, J., Bengkulu, U., Raya, J.dan Limun, K. 2016. Peran Ekosistem Mangrove di Pesisir Kota Bengkulu dalam Mitigasi Pemanasan Global Melalui Penyimpanan Karbon. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 23(3): 327–333.

Silalahi, V. 2017. Monitoring Kesehatan Pohon Mahoni (Swietenia macrophylla) di Kampus Universitas Sumatera Utara. Skripsi. Fakultas Kehutanan. Program Studi Kehutanan. Sumatera: Universitas Sumatera Utara.

Sipayung, R. H., & Poedjirahajoe, E. 2021. Pengaruh Karakteristik Habitat Mangrove Terhadap Kepadatan Kepiting (Scylla serrata) di Pantai Utara Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Jurnal Tambora, 5(2), 21-30.

Sumardi, I. 2002. Dampak Kekurangan Nutrisi Terhadap Kesehatan Daun pada Pohon di Hutan Tropis. Jurnal Ekologi Hutan, 10(2), 45-56.

Sutrisna, A. 2018. Pengaruh Jumlah Jenis dan Individu terhadap Keanekaragaman Komunitas di Kawasan Hutan Tropis. Jurnal Ekologi Hutan, 6(1), 30-42.

Toknok, B., Bratawinata, A. A., dan Soetrisno, K. 2006. Karakteristik Habitat dan Keanekaragaman Mangrove Darat di Lompio Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Jurnal Ilmu Kehutanan Unmul Volume 2, nomor 1; 17-31.

Triwibowo, B. 2014. Pengaruh Kerusakan Daun terhadap Proses Fotosintesis pada Tanaman Hutan. Jurnal Biologi Tropis, 12(2), 110-125.

Wahyuningsih, E., Faridah, E., Budiadi, Syahbudin, A. 2019. Komposisi dan Keanekaragaman Tumbuhan pada Habitat Ketak (Lygodium circinatum (Burm. SW)) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Hutan Tropis. 7(1): 92 – 105.

Waryono. 2000. Hutan Mangrove dan Ekosistemnya. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Wibowo, G. S., Mardina, V., Fadhliani. 2021. Eksplorasi dan Identifikasi Jenis Jamur Tingkat Tinggi di Kawasan Hutan Lindung Kota Langsa. Jurnal Biological Samudra. Universitas Samudra. Langsa, Aceh.

Published
2024-06-30
How to Cite
Elisabet E. P Laom, Wilhelmina Seran, Norman P. L. B. Riwu Kaho, & Roni Haposan Sipayung. (2024). Penilaian Status Kesehatan Hutan Mangrove di Sekitar Danau Tuadale pada Kawasan Suaka Margasatwa Tuadale, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur". Journal of Scientech Research and Development, 6(1), 1414-1439. https://doi.org/10.56670/jsrd.v6i1.449

Most read articles by the same author(s)